Jumat, 14 Oktober 2016

Wafatnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej


Bhumibol Adulyadej, sang pemersatu Thailand.

IndoNewz.com – Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, meninggal dunia pada Kamis sore (13/10/2016) pukul 15.52 waktu setempat. Ia meninggal dalam usia 88 tahun. Raja Bhumibol memang sudah lama tidak pernah tampil di depan umum. Hal itu karena sakit yang dideritanya dan mengharuskan dirinya untuk berada di rumah sakit. Ia dikabarkan mengidap hydrochepalus atau penyakit yang menyebabkan otak membesar karena terisi oleh cairan yang banyak. Penyakit lain yang pernah dideritanya adalah radang paru-paru dan batu ginjal.

Raja Bhumibol adalah raja kesembilan dari Dinasti Chakri. Dia berkuasa mulai 9 Juni 1946. Ia naik tahta setelah saudaranya, Raja King Ananda Mahidol meninggal dalam insiden penembakan yang sampai sekarang tidak jelas penyebabnya di Istana Kerajaan di ibu kota Bangkok. Ia menjadi raja saat usianya baru 18 tahun. Bhumibol Adulyadej lahir di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat pada tanggal 5 Desember 1927. Ia lahir saat ayahnya, Pangeran Mahidol Adulyadej sedang kuliah di Universitas Harvard. Raja Bhumibol menikah pada 28 April 1950.

Selama masa pemerintahannya yang panjang, Raja Bhumibol Adulyadej menghadapi negara yang terus-menerus mengalami pergolakan politik. Dalam menghadapi politik, terlihat kecakapannya sebagai seorang diplomat, dan kemampuannya untuk 'merangkul' warga sipil di Thailand. Rakyat Thailand menempatkannya sebagai bapak bangsa yang berada di atas politik walau sering menjadi penengah dalam ketegangan politik untuk menemukan solusi tanpa kekerasan.

Atas berpulangnya tokoh pemersatu Thailand itu, pemerintah menetapkan masa berkabung selama satu tahun. Masa berkabung itu akan dimulai pada Jumat, 14 Oktober 2016.

Source : bbc.com




0 komentar:

Posting Komentar

 
close
Kalender Meja 2019