Jumat, 25 November 2016

Seruan Penghitungan Ulang Suara Hillary Oleh Pendukungnya



Hillary Clinton, Capres Partai Demokrat (Foto by huffingtonpost.com)
IndoNewz.com – Keunggulan suara Hillary Clinton dalam Pilpres AS (9/11/2016) lalu, saat ini mencapai lebih dari 2 juta suara. Dugaan kecurangan penghitungan suara yang dilakukan kubu Presiden terpilih AS, Donald Trump makin menguat. Para pendukung Hillary dan Partai Demokrat menyerukan agar dilakukan penghitungan ulang.
Dilansir dari Voice of America (VOA), Kamis (24/11/2016) kemarin, muncul laporan tentang berbagai kecurangan di sejumlah distrik di beberapa negara bagian. Selain itu, temuan para akademisi menunjukkan bahwa dukungan Hillary di distrik-distrik yang menggunakan mesin suara elektronik anjlok sebanyak tujuh poin, dengan distrik-distrik yang menggunakan pemindai optik dan atau surat suara.

Meskipun mereka tidak memberikan bukti peretasan, mereka menyerukan penghitungan ulang berdasarkan tipisnya kemenangan Trump di tiga negara bagian, yakni Wisconsin, Pennsylvania, dan Michigan, yaitu kurang dari 2 persen.

Pekan lalu, Ketua Tim Kampanye Hillary, John Podesta, berbicara dengan beberapa kuasa hukum pemilu dan ilmuwan komputer yang mendesaknya untuk meminta penghitungan ulang di tiga negara bagian itu.

Jika Hillary memenangi suara elektoral di tiga negara bagian ini, ia akan meraih 274 suara elektoral, sedikit di atas 270 suara elektoral yang dibutuhkan untuk memenangi Pilpres AS.

Source : kompas.com

0 komentar:

Posting Komentar

 
close
Kalender Meja 2019