Kamis, 23 Maret 2017

Larangan AS - Inggris Membawa Laptop Ke Kabin Pesawat

Daallo Airlines yang terkena ledakan dari bom laptop (Foto by mirror.co.uk)
IndoNewz.com - Setelah kebijakan imigrasi yang diterapkan Presiden Trump, kini Negeri Paman Sam tersebut kembali membuat kebijakan yang mengundang pro dan kontra. Kebijakan yang dimaksud adalah larangan membawa peralatan elektronik yang berukuran lebih besar dari telepon genggam ke dalam kabin.

Dalam hal ini yang dimaksud, seperti tablet, laptop, dan lainnya. Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menjelaskan kalau aturan ini sudah melalui beberapa pertimbangan sebelum diterapkan. Aturan ini merupakan langkah antisipasi yang dilakukan oleh AS dalam mencegah aksi terorisme.

Larangan membawa tablet atau laptop ke dalam kabin pesawat akan berlaku untuk penerbangan tujuan AS dari 10 bandara yang ada di 8 negara mayoritas Muslim. Penerbangan yang dimaksud meliputi penerbangan dari Yordania, Kuwait, Mesir, Turki, Arab Saudi, Maroko, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Sedangkan untuk maskapai yang terkena imbas dari aturan ini adalah Royal Jordanian, Egypt Air, Turkish Airlines, Saudi Arabian Airlines, Kuwait Airways, Royal Air Maroco, Qatar Airways, Emirates dan Etihad Airways.

Selain AS, Negara Eropa lainnya, yakni Inggris juga memberlakukan hal yang sama. Para penumpang harus memasukan gadget yang besarnya melebihi telepon genggam ke dalam bagasi pesawat. Larangan ini akan berlaku untuk penerbangan menuju Inggris dari 6 negara mayoritas Muslim.

Penerbangan menuju Inggris yang berasal dari Turki, Mesir, Tunisia, Arab Saudi, Libanon, dan Yordania akan terkena dampak dari larangan tersebut. Kabarnya maskapai penerbangan Inggris, yakni British Airways dan Easy Jet juga terkena dampak dari kebijakan itu.

Larangan membawa tablet atau laptop ke dalam kabin pesawat didasari oleh peristiwa ledakan yang terjadi di pesawat Daallo Airlines yang menyebabkan lubang di bagian samping pesawat. Setelah ledakan itu terjadi, kelompok radikal Somalia, Al-Shabaab mengklaim sebagai pelakunya.

Seorang penumpang yang diduga sebagai pelaku pengeboman dinyatakan tewas dan pesawat berhasil mendarat dengan selamat. Setelah dilakukan penyelidikan, dugaan ledakan berasal dari laptop yang sudah berisi dengan bahan peledak.

Sumber : news.detik.com

Tag : as larang bawa laptop ke kabin pesawat, inggris larang bawa laptop ke kabin pesawat, ledakan bom laptop di pesawat, daallo airlines, indonewz, indonewz.com

0 komentar:

Posting Komentar

 
close
Kalender Meja 2019