Jumat, 10 Februari 2017

Bahaya Yang Mengintai Dibalik Pesona Vape

Vape yang semakin digemari (Foto by fakta.co.id)
IndoNewz.com - Pernahkah kalian mendengar istilah 'Vape'? Kalau ada yang jawab itu merek obat nyamuk, tidak bisa disalahkan juga, karena produknya memang ada. Tapi Vape yang dimaksud disini disebut juga dengan Vapor atau rokok elektrik.

Contoh Vape (Gambar by allaroundus.blog.wordpress.com)
Rokok elektrik secara tampilan hampir sama dengan rokok pada umumnya. Vape biasanya berbentuk tabung yang memanjang. Hanya saja Vape tidak menggunakan korek, melainkan baterai yang dapat di isi ulang. Sensasi merokok vape juga tidak kalah dengan merokok secara konvensional. Pada dasarnya Vape hasil penguapan dari cairan yang diteteskan ke kapas yang telah dipanaskan oleh listrik.

Isi dari vape (Gambar by azmanisma.com)

Adapun kelebihan dari Vape seperti :

1. Tidak berbau
2. Tidak menyebabkan abu
3. Praktis dan modern
4. Memiliki varian rasa yang banyak
5. Baterai bisa diisi ulang
6. Daya tahan baterai 2-3 jam
7. Vape  bisa digunakan 1-3 tahun

Namun dibalik kelebihannya itu, tersimpan bahaya yang mengintai penggunanya. Dalam Vape terdapat dua kandungan zat berbahaya bagi tubuh, yakni nikotin yang terdapat pada rokok dan propilon glycol yang terdapat pada zat pengawet makanan atau bahan pembuat shampo.

Efek negatif yang ditimbulkan dari vape ialah sebagai berikut :

1. Adiktif

Vape maupun rokok konvensional sama-sama menyebabkan adiktif atau kecanduan. Meskipun efeknya tidak terlalu dirasakan dalam jangka dekat, namun sifat adiktif yang terkandung di dalamnya dapat menyebabkan adrenalin dan tekanan darah meningkat.

2. Mengganggu sistem pernapasan

Pada kemasan vape sudah disebutkan untuk tidak digunakan oleh penderita asma, PPOK, bronkitis, dan pneumonia. Uap yang dihasilkan dari rokok elektrik bisa menyebabkan sesak napas, batuk, dan asma dadakan.

3. Penyakit lanjutan

Jika digunakan dalam jangka panjang dan berlebihan, vape bisa menyerang organ dalam tubuh dan menyebabkan penyakit, seperti gagal jantung, pneumonia, hipotensi, dan luka bakar karena meledaknya rokok elektrik di dalam mulut.

4. Efek sementara

Walaupun hanya bersifat sementara, namun efek yang ditimbulkan dari vape ini tetap harus diwaspadai. Efek sementara dari menghisap vape, seperti gusi berdarah, mulut menjadi lebih kering, kulit juga kering, kulit wajah terasa terbakar,  mimisan, mudah terserang demam, dan sering mengalami gelisah.

Walaupun dianggap sebagai cara merokok yang aman, Vape tetap menyimpan bahaya yang patut diwaspadai. Bahaya yang ditimbulkan oleh vape tidak berbeda jauh dengan rokok konvensional. Jadi terserah kalian ingin merokok yang mana, namun alangkah baiknya jika kalian mulai mengurangi rokok dan beralih ke pola hidup sehat demi orang-orang yang ada di sekitarmu.

Sumber : berbagai sumber

Tag : vape, vapor, rokok elektrik, apa itu vape, pengertian vape, bahaya vape, efek samping vape, penyakit yang ditimbulkan vape, indonewz, indonewz.com

0 komentar:

Posting Komentar

 
close
Kalender Meja 2019