Rabu, 08 Februari 2017

Manfaat dan Syarat Donor Darah Yang Perlu Diketahui

Banyak manfaat dari donor darah (Gambar by produkwish.com)
IndoNewz.com - Sering kita mendengar berita kecelakaan dimana si korban harus mendapatkan transfusi darah supaya nyawanya dapat tertolong. Tapi terkadang, stok kantong darah yang dimiliki oleh rumah sakit atau Palang Merah Indonesia (PMI) kurang jumlahnya. Bahkan tidak jarang stok kantong darah yang sesuai dengan si pasien tidak ada atau langka.

Untuk mengantisipasi kekurangan stok kantong darah, PMI selalu rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah merupakan kegiatan yang positif dan bersifat baik. Menurut data, 1 orang pendonor darah rutin, mampu menyelamatkan sekitar 1.000 nyawa seumur hidupnya.

Donor darah bukan hanya bentuk rasa peduli terhadap sesama, tetapi juga dalam rangka menjaga kesehatan dalam tubuh. Banyak manfaat kesehatan yang bisa dirasakan bagi si pendonor, seperti :

1. Menurunkan berat badan
2. Melindungi jantung
3. Meningkatkan sel darah merah
4. Mencegah stroke
5. Meningkatkan kesehatan psikologis
6. Memperbarui sel darah baru
7. Mencegah resiko terkena penyakit langka
8. Menurunkan resiko kanker
9. Meningkatkan produksi darah
10. Pikiran menjadi lebih stabil
11. Menurunkan kolesterol

Begitu banyak manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh, namun perlu diperhatikan hal-hal sebelum kita akan mendonorkan darah. Syarat untuk mendonorkan darah adalah sebagai berikut :

1. Periksa apakah anda sehat

Tidak semua orang bisa mendonorkan darahnya. Ada aturan baku yang harus diperhatikan, seperti usia minimal 17 tahun, berat badan minimal 50 kg, dan tidak memiliki masalah kesehatan. Orang yang memiliki tato pada tubuhnya, orang yang melakukan hubungan seks bebas, dan yang menderita anemia, pada umumnya akan ditolak sebagai pendonor.
 
2. Pertahankan kadar zat besi

Jika kadar zat besi normal atau cukup, dapat meminimalkan resiko pingsan usai donor darah. Satu jam sebelum mendonorkan darah, kita disarankan untuk mengonsumsi makanan rendah lemak dan tinggi zat besi. Makanan yang dimaksud seperti, roti gandum, yogurt non-fat, telur, bayam, dan pisang.
 
3. Takut bukan halangan

Banyak yang ingin melakukan donor darah, tapi takut terhadap jarum suntik. Proses pengambilan darah memang menimbulkan sedikit rasa sakit, namun banyak orang yang bisa menahan rasa sakitnya. Bila anda merasa takut, coba alihkan rasa takut itu dengan mendengarkan musik atau mengobrol dengan petugasnya.

4. Proses donor darah minim resiko

Proses donor darah biasanya berlangsung singkat dan sudah sesuai dengan kaidah kesehatan. Selepas donor darah, anda akan diantarkan ke ruang istirahat yang sudah tersedia berbagai macam makanan. Tujuan dari makanan itu adalah untuk menjaga kadar gula dalam darah agar tidak turun secara drastis dan meminimalisir resiko pingsan. Biasanya makanan yang tersedia seperti, mie telur, bubur kacang ijo, susu, teh manis, dan lainnya.

5. Minum banyak cairan

Selepas donor darah sangat dianjurkan untuk mengonsumsi banyak minum untuk menjaga kadar cairan dalam tubuh. Hindari melakukan olahraga berat dan mengonsumsi minuman beralkohol dan berkafein karena dapat menyebabkan berkurangnya kadar cairan dalam tubuh. Anda juga harus menunggu selama delapan minggu atau lebih tergantung pada berat badan dan kesehatan agar bisa mendonorkan darah lagi.

Sumber : health.kompas.com

Tag : donor darah, manfaat donor darah, kebaikan donor darah, syarat donor darah, hal penting sebelum donor darah, indonewz, indonewz.com

0 komentar:

Posting Komentar

 
close
Kalender Meja 2019