Selasa, 09 Januari 2018

Penderita Cacar Air Boleh Mandi Atau Tidak?

Gejala yang biasanya ada pada penderita cacar air (Foto by scarymommy.com)
IndoNewz.com - Cacar air atau yang disebut dengan varisela merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus varicella zoster. Penyakit ini tergolong penyakit yang menular dan cenderung menyerang anak-anak. Namun terkadang rang dewasa maupun ibu hamil juga bisa terserang penyakit ini.

Gejala yang timbul umumnya menyerupai flu ringan, disusul dengan munculnya ruam kulit dan lambat laun akan timbul bintik-bintik merah yang kemudian menjadi bintil atau lepuh berisi cairan bening yang terasa gatal.

Pada umumnya penyakit cacar air ini tidak memiliki pengobatan secara khusus, karena biasanya penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya. Waktu sembuhnya pun juga berbeda untuk tiap penderitanya, ada yang harian bahkan mingguan. Sedangkan pengobatan yang dilakukan hanya bertujuan untuk mengurangi gejalanya saja, bukan untuk mengobati penyakitnya.

Banyak orang yang beranggapan bahwa saat sedang sakit cacar air, sebaiknya untuk tidak mandi sementara waktu. Itu dikhawatirkan akan menjadi lebih parah, semakin menyebar luas dan tidak sembuh-sembuh. Namun apakah benar jika sedang terserang cacar air dilarang untuk mandi?

Dalam kasus ini, dokter tidak melarang (membolehkan) pasien cacar air untuk mandi. Karena sebenarnya mandi tidak akan menimbulkan efek seperti yang dikhawatirkan. Justru mandi sangat baik untuk menjaga kebersihan kulit dan melindungi dari infeksi skunder.

Meskipun dokter membolehkan penderita cacar air untuk mandi, namun perlu juga diperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku.

1. Gunakan air hangat

Jika tubuh masih terasa demam, gunakanlah air hangat agar tubuh tidak menggigil. Air hangat juga dipercaya bisa mengurangi rasa gatal yang menyertai cacar air. Untuk memberikan efek anti gatal yang paten, dokter juga menyarankan untuk menambahkan satu gelas baking soda ke dalam air pada bak mandi.

2. Mandi secara perlahan

Hindari penggunaan sponge bath saat mandi karena dikhawatirkan akan membuat lepuhan cacar air menjadi pecah atau terkoyak. Gunakanlah tangan secara perlahan dan lembut saat memandikan badan. Jangan sampai menggaruk kulit yang gatal apalagi secara kasar.

3. Gunakan sabun cair untuk bayi

Sabun cair yang biasanya digunakan untuk memandikan bayi sangat dianjurkan. Hindari menggunakan sabun antiseptic yang umumnya bersifat keras terhadap kulit.

4. Gunakan handuk yang lembut

Setelah mandi keringkan badan secara perlahan menggunakan handuk lembut dengan menempelkan ringan, jangan sampai menggosok-gosok atau menekan dengan kuat. Hindari juga penggunaan handuk secara bersama-sama karena bisa menular ke orang lain.

5. Mandi cukup satu kali sehari

Dalam keadaan sedang sakit cacar air ini, disarankan untuk mandi hanya satu kali sehari. Hal ini guna menghindari gelembung cacar air yang mudah pecah jika terlalu sering mandi. Waktunya bisa dipilih sendiri, apakah pagi hari, siang hari, atau sore hari.

Sumber : mediskus.com

Tag : cacar air, gejala cacar air, penyebab cacar air, penyembuhan cacar air, penderita cacar air boleh mandi atau tidak, indonewz, indonewz.com

0 komentar:

Posting Komentar

 
close
Kalender Meja 2019