Rabu, 17 Januari 2018

Apa Itu Bipolar dan Apakah Kamu Juga Mengalaminya? Yuk Cari Tahu!

Ilustrasi penderita gangguan bipolar (Gambar by betterhelp.com)
IndoNewz.com - Penikmat musik dunia dikejutkan dengan kabar meninggalnya vokalis The Cranberries, Dolores O'Riordan pada Senin (15/1/2018) lalu. Dirinya meninggal mendadak saat sedang berada di hotel kota London. Semasa hidupnya, Dolores pernah mengalami gangguan Bipolar yang diakuinya mulai Mei 2017.

Lalu sebenarnya apa itu gangguan bipolar dan apa yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan bipolar. Lantas apakah ada cara untuk menyembuhkannya?

Menurut ilmu kesehatan, gangguan bipolar merupakan kondisi seseorang yang mengalami perubahan suasana hatinya secara fluktuatif dan drastis. Hal ini ditandai dengan seseorang yang awalnya ceria lalu berubah menjadi sedih atau sebaliknya.

Gangguan bipolar disebut juga dengan manik depresif karena dua hal itu yang biasa terjadi pada seseorang yang mengalami gangguan bipolar. Fase mania (fase naik), penderita cenderung terlihat sangat bersemangat, enerjik, dan bicara cepat. Pada fase depresi (fase turun), penderita akan terlihat sedih, murung, dan kehilangan minat terhadap aktivitasnya.

Selain dua fase diatas, ada juga fase normal (berada diantara mania dan depresi) yang dialami penderita bipolar. Jadi setelah mengalami mania, penderita akan normal, lalu berlanjut ke depresi. Ada juga yang penderita yang mengalami langsung dari fase mania ke depresi atau sebaliknya tanpa adanya fase normal. Namun ada juga penderita yang mengalami fase mania dan depresi secara bersamaan, yang dinamakan fase campuran.

Penyebab dari gangguan bipolar secara pasti belum bisa ditemukan. Namun beberapa ahli menyebutkan bahwa kondisi bipolar disebabkan oleh ketidakseimbangan neurotransmitter atau zat pengontrol fungsi otak. Ada juga yang berpendapat kalau gangguan bipolar terjadi karena faktor genetik (keturunan).

Ada pula faktor-faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena gangguan bipolar, seperti stress tingkat tinggi, pengalaman traumatik, kecanduan minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang, dan ada anggota keluarga yang memiliki riwayat gangguan bipolar.

Bagi penderita bipolar, perlu dilakukan penanganan agar frekuensi terjadinya mania dan depresi bisa dikurangi sehingga penderita bisa hidup secara normal. Biasanya dokter akan melakukan penanganan dengan membantu untuk menstabilkan mood dengan terapi psikologis melalui konseling, terapi perilaku kognitif atau menggunakan obat-obatan untuk membantu menstabilkan mood.

Jika penderita bipolar kesulitan untuk mengatasi moodnya yang berubah-ubah, maka dia bisa menceritakan masalah yang dihadapi kepada orang-orang yang bisa dipercaya. Selain itu, lakukan juga aktivitas atau hobi yang disenangi, pergi refreshing, atau olahraga. Hal ini bertujuan agar mood dalam diri bisa stabil.

Sumber : alodokter.com

Tag : gangguan bipolar, apa itu bipolar, penyebab gangguan bipolar, cara mengatasi gangguan bipolar, cara menyembuhkan gangguan bipolar, terapi untuk penyembuhan bipolar, indonewz, indonewz.com

0 komentar:

Posting Komentar

 
close
Kalender Meja 2019